Yang Pertama yang Utama


Patut diacungi jempol untuk prestasi membanggakan yang diukir anak esemka yang bisa merancang mobil yang tidak kalah canggig dengan buatan Jepang untuk kelas yang sama.

Euforia ini merambah kemana-mana setelah walikota Jokowi menjadikan dia mobil dinas. Mentri, Anggota DPR, Artis, dll mencoba untuk mengapresiasi prestasi anak bangsa ini. Suatu prestasi yang membanggakan untuk anak sekolah yang bisa merakit mobil.

Untuk diproduksi secara massal masih butuh jalan panjang untuk terealisasi, karena nantinya masih butuh uji laik jalan, butuh surat-surat kendaraan(semoga aja proses ini tidak dipersulit).

Boomingnya  mobil esemka ini membuat esemka lain unjuk kebolehan (katanya di Surabaya ada yang bisa merakit truk, bis dll) tapi ini timing sudah lewat, kenapa ? karena orang lain sudah shoowing ini lho aku bisa, dan terbukti memang bisa.Bisa apapun kalau tidak yang pertama itu sudah biasa, tapi kalau yang pertama muncul itu membuat orang berdecak kagum…..

semoga bisa jadi renungan, bukan hanya untuk kasus kiat esemka, tapi untuk hal-hal yang lain.

Perbedaan antara Website dan Blog


Terkadang masih ada yang menanyakan apa bedanya website dengan blog ?
Menurut saya wajar saja, karena setiap hari pasti ada saja seorang yang memulai menggunakan internet, ibaratnya selama masih ada seorang ibu yang melahirkan bayi, pertanyaan itu akan tetap muncul selama teknologinya dan istilahnya masih dipakai.

Yang jelas, blog sudah pasti website, dan website belum tentu blog hee… tambah bingung ajah neh :p
Lalu keterangan seperti apa yang dapat menjelaskan perbedaan antara website dan blog tersebut sehingga dapat dimengerti dengan mudah oleh para newbie (istilah bagi seseorang yang baru terjun ke aktivitas dunia maya atau internet)

Penjelasan singkatnya kira-kira begini:

Website
Penulisan secara kamus sebenarnya terdiri dari dua kata Web Site, karena WEB sendiri merupakan kependekan dari World Wide Web (disingkat WWW), namun sudah terlanjur dipakai secara umum penulisan nya menjadi website.
Saya pun lebih sering menggunakan penulisan website (digabung) di blog saya karena banyak pengguna internet yang menggunakan penulisan website yang disambung pada saat mencari informasi di search engine. :)

Secara garis besar website dibagi menjadi 2 style/model/tipe = Website Statis dan Website Dinamik

Website Statis
Informasi yang berada di halaman web nya diubah secara berkala dalam kurun waktu tertentu. Dan untuk melakukan perubahan konten tersebut selain diperlukan keahlian dasar mendesain web, juga biasanya menggunakan software teks editor seperti Notepad, Frontpage atau Dreamweaver. Singkatnya, pengunjung website model ini tidak dapat menentukan informasi apa yang ingin dilhatnya, dan tetap pada informasi apa yang ditawarkan

Website Dinamik
Penjelasan nya bisa panjang dan mungkin malah membingungkan nantinya.
Untuk mudahnya, contoh website yang menggunakan model ini seperti website forum, blog, e-commerce, berita, search engine, dan masih banyak lagi.

Jadi yang jelas bisa dikatakan bahwa blog adalah website juga, cuma fungsi nya mungkin yang berbeda dengan website-website lain nya. Untuk membuat blog bisa menggunakan penyedia jasa blog yang popular seperti Blogger atau WordPress.

Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dikelola oleh pribadi dan dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Semoga Bermanfaat..

Rujukan http://id.wikipedia.org/

Cara Membuat Blog di Blogger.com


Ok.. langsung kita mulai ke tutorial>>>

1. masuk ke http://www.blogger.com
2. kemudian Klik

3. lalu isi :

  • alamat email = alamat email kamu yang aktif (yahoo,google atau apasaja)
  • Ketik ulang alamat email = ketikan kembali email yang tadi
  • Masukkan sebuah password = password anda min 8 karakter
  • Ketik ulang sandi = ketikan kembali password yang tadi
  • Nama Tampilan = Nama yang akan tampil di blog anda (biasanya di title)
  • Verifikasi Kata = ketikan karakter yang anda lihat di bawah
  • Penerimaan Persyaratan = conteng pada kotak di pinggir saya menerima persyaratan dan layanan

4. klik

5. beri nama blog anda

  • judul blog = Judul blog akan muncul pada blog yang Anda publikasikan, pada dashboard dan pada profil Anda
  • alamat blog = nah ini yang utama (alamat anda) untuk bisa di akses semua orang, berikan nama yang unik pada alamat url anda. contoh http://dens-ray.blogspot.com (tuliskan di kotak antara http://%5B ....... ].blogspot.com
  • cek ketersedian = jika setelah di cek alamat “Maaf, alamat blog ini tidak tersedia”,maka coba lagi sampai alamat blog ini tersedia

6. kemudian klik lagi

7. Pilih sebuah template

  • Pilih template sesuai selera anda (untuk saat ini pilih template yang tersedia disana saja, nanti bisa di rubah)
  • klik pada template yang anda pilih

8. klik

9. anda sudah memiliki alamat blog
10. Isi posting

semoga bermanfaat..

Sunni Vs Syiah (Pembakaran Ponpes Sampang)


Indonesia lagi-lagi digoncang masalah keberagaman faham, yang notabene

sama-sama ummat islam. Sangat ironi sekali Indonesia yang mayoritas agama islam tidak bisa mengatasi masalah keberagaman ini.

Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor:

- Faktor Budaya

faktor budaya ini sangat berpengaruh utama diMadura yang kebanyakan mengidolakan seorang figur(kyai). Masalah agama apa kata kyai, yang diluar kebiasaanya berarti bukan islam.

- Faktor Ilmu/Pemahaman

faktor ini lebih dikarenakan pemahaman terhadap pluralisme/keberagaman masyarakat yang kurang. Islam mengajarkan Rahmatallilalamin, sesama islam apapun label nya ( NU, Muhammadiyah, dll) harus saling mengayomi,bukan saling bakar.

- Faktor Kambing Hitam

Faktor ini bisa benar bisa salah, untuk mengalihkan masalah yang difokuskan pada hal-hal yang rame dipusat yang menjadi sorotan masyarakat seperti kasus korupsi.

demikian, semoga bermanfaat. kalo ada kesalahan penulisan mohon masukannya.

Cara Membuat Telur Asin


ahan-bahan:

  • Telur bebek yang bermutu baik 30 butir
  • Abu gosok atau bubuk batu bata merah 1 ½ liter
  • Garam dapur ½ kg
  • Larutan daun teh (bila perlu) 50 gram teh / 3 liter air
  • Air bersih secukupnya

Alat yang dibutuhkan:

  • Ember plastik
  • Kuali tanah atau panci
  • Kompor atau alat pemanas
  • Alat pengaduk
  • Stoples atau alat penyimpan telur

Cara pembuatan:

1)Pilih telur yang bermutu baik (tidak retak atau busuk)
2)Bersihkan telur dengan jalan mencuci atau dilap dengan air hangat,kemudian keringkan
3)Amplas seluruh permukaan telur agar pori-porinya terbuka
4)Buat adonan pengasin yang terdiri dari campuran abu gosok dan garam,dengan perbandingan sama (1:1). Dapat pula digunakan adonan yang terdiridari campuran bubuk bata merah dengan garam
5)Tambahkan sedikit air ke dalam adonan kemudian aduk sampai adonan berbentuk pasta
6)Bungkus telur dengan adonan satu persatu secara merata sekelilingpermukaan telur, kira-kira setebal 1~2 mm
7)Simpan telur dalam kuali tanah atau ember plastik selama 15 ~ 20 hari.Usahakan agar telur tidak pecah, simpan di tempat yang bersih dan terbuka
8)Setelah selesai bersihkan telur dari adonan kemudian rendam dalam larutan teh selama 8 hari (bila perlu)

 

Sumber: frutiti.multiply.com

Sayangi Ginjal Kita


Sayangi ginjal kita sebelum ginjal kita menjadi sakit.
Ada langkah sederhana untuk menyayangi ginjal kita, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Cukup Air.
Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membantu ginjal berfungsi dengan baik, ditandai urin yang berwrna pucat.
Jika urine berwarna gelap, tandanya mengalami dehidrasi.

Makanan Harus Sehat.
Konsumsi makanan bergizi dan seimbang, sertakan buah dan sayur dalam menu sehari-hari.
Kurangi makanan tinggi garam dan lemak.

Batasi Minum Alkohol.
Paling baik adalah hentikan mengkonsumsi alkohol.
Jika tidak, batasi hanya minum dua porsi kecil minuman sehari bagi pria dan satu porsi kecil untuk perempuan.

Pantau Tekanan Darah.
Jika memungkinkan, belilah alat pengukur tekanan darah digital.
Cara ini akan memudahkan pantauan terhadap tekanan darah.
Tekanan darah yang mulai naik harus segera diwaspadai karena bisa meningkatkan resiko gangguan ginjal.

Jaga Berat Badan Ideal.
Kelebihan berat badan hanya akan meningkatkan tekanan darah.

Tehnik Fotografy


Fotografi bukan segalanya tentang kamera. Dikatakan bahwa fotografi adalah seni bermain dengan cahaya. Tanpa adanya cahaya, maka mustahil fotografi itu ada. Menghasilkan sebuah gambar yang bagus, harus memiliki visi yang kuat dalam hal ‘melihat’. Memperhatikan cahaya, komposisi dan momen adalah hal-hal yang penting untuk diperhatikan dalam membuat foto yang dapat dikategorikan ‘bagus’. 

Namun, sepertinya mustahil dapat menghasilkan foto seperti itu jika tidak mengenal dan memahami dari masing-masing teknis fotografi dasar. Fotografi memang bukan segalanya tentang kamera, namun kamera adalah alat untuk menyalurkan visi kita itu. Maka, sekiranya perlu mengenal dan memahami bagaimana kamera bekerja. 

Tugas utama dari kamera adalah mengatur intensitas cahaya yang masuk dan pada akhirnya mengenai film/sensor (selanjutnya saya sebut medium). Apabila, kamera mengizinkan terlalu banyak cahaya yang masuk maka medium akan terbakar (overexposed). Dan sebaliknya. Bagaimana agar cahaya yang masuk itu tidak berlebih dan tidak kurang, atau dengan kata lain ‘pas’. Berikut saya jabarkan satu-satu. 

Aperture 
Atau yang sering juga disebut dengan difragma atau bukaan lensa adalah berfungsi untuk mengatur seberapa besar lensa akan terbuka. Fungsi ini lebih tepatnya terletak pada lensa. Logikanya, semakin besar bukaannya, maka akan semakin banyak cahaya yang akan masuk. Seperti sebuah kran air. Semakin besar kita buka keran tersebut maka akan semakin banyak air yang akan keluar. 

Penulisan Aperture yang benar adalah f/x. Sehingga apabila dikatakan nilai Aperture-nya adalah 5.6, maka penulisan yang benar adalah f/5.6. Jadi jangan bingung apabila ada yang bilang bahwa bukaan lensa 2.8 lebih besar dari bukaan lensa 5.6. Karena kalau secara penulisan matematisnya memang benar khan? (f/2.8>f/5.6) Tapi kebanyakan kita malas untuk bilang f/2.8 atau f/5.6, karena kita orangnya simpel sih… 

Efek Samping dari Aperture 
Seperti obat batuk yang memiliki efek samping, begitu juga dengan aperture. Efek sampingnya adalah semakin besar bukaan lensa, maka akan semakin kecil daerah fokusnya. Dan sebaliknya. Daerah fokus inilah yang biasa dikenal dengan DOF (Depth of Field). 

Shutter Speed 
Atau yang biasa disebut juga dengan speed atau kecepatan rana bertugas untuk mengatur berapa lama mirror terbuka lalu menutup kembali untuk membatasi berapa banyak cahaya yang akan masuk. Seperti teori keran, apabila kita membuka keran terlalu lama, maka wadah penampung air tadi akan kelebihan sehingga akan meleber keluar. Kalau dalam kasus fotografi, medium akan terbakar. 

Penulisan shutter speed yang benar adalah 1/x. Sehingga apabila dikatakan bahwa sebuah foto menggunkanan speed 60, maka penulisannya yang benar adalah 1/60 detik. Jadi jangan bingung kalau dikatakan bahwa speed 60 lebih cepat dibandingkan 30. karena secara penulisan matematis memang begitu khan? 

Efek Samping dari Shutter Speed 
Seperti berpacaran yang memiliki efek samping, seperti sulit melirik wanita/pria lain, begitu juga dengan shutter speed. Semakin cepat shutter speed, maka akan gambar akan semakin terlihat diam (freeze). Dan sebaliknya, apabila speed terlalu lamban gambar akan terlihat blur dikarenakan gerakan yang terlalu cepat, sehingga objek terlihat bergerak sangat cepat.

ISO atau ASA 
Adalah tingkat sensitifitas medium dalam menerima cahaya. Semakin tinggi nilainya, maka akan semakin tingkat sensitifitasnya. Artinya, apabila kita merubah nilai ISO atau ASA ini menjadi lebih tinggi, sedangkan aperture dan speednya tidak diubah, maka medium akan menerima cahaya lebih banyak. Dan sebaliknya. 

Efek Samping ISO atau ASA 
ISO adalah tingkat sensitifitas sensor (medium), sedangkan ASA adalah tingkat sensitifitas film (medium), jadi perbedaannya hanya dimediumnya saja. Tapi logikanya sama. Kecuali efek sampingnya. Dimana apabila menggunakan film ASA tinggi, maka gambar akan terlihat grainy (berbentuk titik kecil namun banyak). Sedangkan penggunaan ISO tinggi akan menghasilkan noise (seperti bentuk cacing namun banyak). Sedikit aja udah geli apalagi banyak =) 

Cara Kalibrasi Monitor


Mengetahui bagaimana untuk mengkalibrasi monitor Anda adalah penting untuk setiap fotografer yang ingin diprediksi akurat dan cetakan foto. Jika monitor anda tidak benar mereproduksi nuansa dan warna, maka semua waktu yang dihabiskan untuk editing gambar dan pengolahan pasca benar-benar bisa menjadi kontra-produktif. Tutorial ini mencakup kalibrasi dasar untuk fotografer kasual, selain menggunakan kalibrasi dan profil perangkat untuk hasil presisi tinggi. Selain itu, ia menganggap bahwa melempar monitor lama Anda dan membeli yang baru bukanlah suatu pilihan.

 

Swans Color Profile LCD monitor
Dikalibrasi
Monitor
Digital Image File Warna Profil

Cara termudah (tapi paling tidak akurat) untuk mengkalibrasi layar Anda adalah hanya menyesuaikan kecerahan dan pengaturan kontras. Metode ini tidak memerlukan profil warna untuk monitor anda, jadi ideal untuk digunakan kasual, atau ketika Anda tidak di komputer Anda sendiri dan perlu membuat beberapa penyesuaian cepat.

Gambar di bawah ini dirancang untuk membantu Anda memilih kecerahan yang optimal / pengaturan kontras. Sebuah monitor dikalibrasi baik harus mampu lulus kedua tes, tetapi jika tidak bisa, maka Anda akan harus memilih mana dari dua yang paling penting. Dalam kedua kasus, pastikan bahwa layar Anda telah terlebih dahulu diberikan setidaknya 10-15 menit untuk pemanasan.

(1) Mid-Nada . Memiliki baik dikalibrasi nada pertengahan sering merupakan prioritas tujuan tertinggi. Seperti monitor harus menggambarkan alun-alun sebagai naungan yang sama seperti bagian terluar padat – bila dilihat dari fokus atau di kejauhan. Dan paling kanan kotak paling kiri juga harus terlihat lebih gelap dan lebih ringan daripada abu-abu padat, masing-masing.

Monitor Calibration Image© 2004-2011 Sean McHugh
Catatan: kalibrasi di atas menganggap bahwa monitor Anda diatur ke gamma 2.2.

Jika alun-alun lebih ringan atau lebih gelap dibandingkan dengan wilayah abu-abu luar, tampilan Anda cenderung menggambarkan gambar lebih terang atau lebih gelap dari dimaksudkan. Hal ini juga akan memiliki dampak yang nyata pada cetakan Anda, jadi itu adalah sesuatu yang harus ditangani.

Jika Anda menggunakan monitor LCD, tetapkan terlebih dahulu tampilan Anda untuk kontras default (ini kemungkinan akan menjadi baik 100% atau 50%), kemudian menyesuaikan kecerahan sampai campuran alun-alun in Jika Anda menggunakan monitor CRT (yang lebih besar “kuno” type), maka daripada mengaturnya agar kontras maksimum. Untuk kedua monitor CRT & LCD, pastikan bahwa ini adalah diatur untuk gamma 2.2 jika tersedia (menampilkan terbaru datang dengan ini sebagai pengaturan asli).

Catatan: meningkatkan kecerahan layar Anda terlalu banyak dapat mempersingkat harapan hidup yang dapat digunakan perusahaan. Anda mungkin akan tidak perlu memiliki tampilan Anda di kecerahan maksimum jika ruangan tidak terlalu terang, jika layar tidak back-lit (seperti di depan jendela) dan jika layar tidak terlalu tua.

(2) Highlight & Shadow Detail . Jika Anda telah mengikuti kalibrasi sebelumnya, sekarang anda pertengahan-nada yang akan direproduksi dengan kasar pada tempat yang teduh dimaksud. Namun, mungkin juga berarti bahwa bayangan dan highlight akan tampak terlalu terang atau gelap, atau sebaliknya. Anda harus dapat membedakan 8 nuansa di setiap dari dua gambar di bawah:

Monitor Calibration - Shadow Detail Monitor Calibration - Highlight Detail
Shadow Detail Sorot Detail

Kedua band berbayang berdekatan di setiap tepi luar halaman ini harus pas-pasandibedakan. Jika Anda telah mencapai batas kemungkinan dari apa kecerahan / kontras penyesuaian saja dapat dicapai. Atau, jika bayangan maksimal dan detail menyorot lebih penting daripada-nada ringan pertengahan, Anda dapat mengabaikan-nada pertengahan gambar. Dalam hal ini, kecerahan digunakan pertama kali untuk mengendalikan detail bayangan dan kemudian menggunakan kontras untuk mengontrol detail menyorot (dalam urutan itu). Bila kecerahan terlalu tinggi, solid hitam akan muncul abu-abu, tetapi ketika bayangan kliping yang murah akan membuat beberapa warna gelap 8 tampak sama.

Namun, contoh di atas adalah penyesuaian hanya mentah bahwa hanya alamat porsi kecil dari jangkauan tonal, dan tidak memperbaiki warna sama sekali. Ada beberapa metode agak lebih akurat di luar sana untuk kalibrasi visual, tapi pada akhirnya, benar-benar mencapai hasil yang akurat memerlukan pengukuran sistematis dan obyektif menggunakan perangkat kalibrasi …

Warna-warna dan nuansa yang monitor mereproduksi bervariasi dengan jenis monitor, merek, pengaturan dan usia. Sayangnya, tidak seperti di dunia digital, semua nomor tidak diciptakan sama ketika datang ke monitor. Sebuah nilai hijau digital karena itu mungkin terlihat lebih gelap, lebih ringan atau dengan saturasi yang berbeda dari warna ini dimaksudkan untuk dilihat:

Digital Nilai
Green
Monitor
“X”
Standar
Warna
200
150
100
50
← Ketidaksesuaian Warna →

catatan: untuk keperluan contoh ini, “warna standar” hanyalah salah satu contoh negara yang diinginkan yang didefinisikan dengan baik dalam hal parameter universal, seperti gamma, titik putih dan terang.

 

Idealnya, Anda akan mendapatkan monitor anda untuk hanya menerjemahkan nilai-nilai digital dalam file ke dalam satu set standar warna. Namun, hal ini tidak selalu mungkin, sehingga proses kalibrasi monitor benar-benar membutuhkan dua langkah: (1) kalibrasi dan (2) profiling.

(1) Kalibrasi adalah proses mendapatkan monitor Anda ke dalam dan yang jelas negara yang diinginkan. Hal ini biasanya melibatkan berbagai perubahan parameter fisik pada monitor Anda, seperti kecerahan dari sebelumnya, selain menciptakan apa yang disebut Look-Up Table (LUT).

The LUT mengambil nilai input, seperti hijau = 50 dalam contoh di atas, dan kemudian mengatakan “pada ‘Monitor X,” Aku tahu, bahwa itu mereproduksi hijau = 50 lebih gelap dari standar, tapi jika saya mengubah 50 menjadi 78 sebelum mengirimkannya ke monitor, maka warna akan keluar bagaimana hijau = 50 itu dimaksudkan untuk dilihat. “Suatu LUT itu untuk menterjemahkan nilai-nilai digital dalam file ke dalam nilai-nilai baru yang efektif mengkompensasi karakteristik yang memantau tertentu’s:

Digital Nilai
Green
LUT Kompensasi
Digital Nilai
Monitor
“X”
Standar
Warna
200 200
150 122
100 113
50 78
← Warna Match →

(2) Profiling adalah proses karakterisasi’s monitor dikalibrasi negara Anda menggunakan profil warna. Karakteristik ini meliputi berbagai warna monitor anda adalah mampu menampilkan (di ” ruang warna “), di samping nuansa jarak menengah dalam jangkauan ini (” gamma “). properti lainnya juga dapat dimasukkan.

Pengukuran sangat penting karena perangkat yang berbeda tidak dapat selalu mereproduksi kisaran yang sama warna dan warna (a “mismatch gamut”). Sebuah terjemahan yang sempurna dari warna satu perangkat ke dalam orang lain karena itu tidak selalu memungkinkan. profil Warna memungkinkan software warna-berhasil membuat kompromi cerdas ketika melakukan konversi ini tidak sempurna:

Asli
Gambar
Standar
“A”
Warna-Managed
Perangkat Lunak
Standar
“B”
Dikonversi
Gambar
← Ketidaksesuaian gamut →
Wide Color gamut Persempit Warna gamut

Dalam contoh di atas, Standard “A” memiliki rentang yang lebih besar hijau dari Standar “B,” sehingga warna pada gambar asli mendapatkan diperas dari berbagai intensitas ke kisaran sempit.
Untuk rincian tentang bagaimana ruang warna dikonversi, juga lihat tutorial di ” konversi ruang warna. “

calibration devicekalibrasi perangkat digunakan dalam

Sebuah perangkat kalibrasi monitor adalah apa yang melakukan tugas baik kalibrasi dan profil. Hal ini biasanya sesuatu yang tampak seperti mouse komputer, tapi malah mengikatkan ke depan monitor anda. perangkat lunak khusus maka kontrol monitor sehingga menampilkan berbagai warna dan nuansa bawah perangkat kalibrasi, yang masing-masing secara berurutan diukur dan dicatat.

perangkat kalibrasi umum meliputi X-Rite Eye-One Display, ColorVision Spyder, ColorEyes Tampilan dan ColorMunki Foto, antara lain.

Sebelum memulai kalibrasi, pertama pastikan untuk memberikan monitor Anda setidaknya 10-15 menit untuk pemanasan. Hal ini memastikan bahwa kecerahan dan keseimbangan warna telah mencapai steady state dan direproduksi.

Tepat sebelum kalibrasi dimulai, perangkat lunak kalibrasi Anda akan meminta Anda untuk menentukan beberapa parameter yang akan kalibrasi terhadap (“Pengaturan target”).Hal ini termasuk titik gamma, putih dan terang (kami akan mendapatkan ini pada bagian berikutnya). Selama proses kalibrasi Anda mungkin juga diminta untuk mengubah berbagai pengaturan tampilan, termasuk kecerahan dan kontras (dan nilai-nilai RGB jika Anda memiliki CRT).

Hasilnya akan menjadi matriks nilai-nilai warna dan pengukuran yang berhubungan.algoritma perangkat lunak yang canggih kemudian berusaha untuk membuat LUT yang baik (i) mereproduksi, akurat dan benar-spasi warna netral abu-abu dan (ii) akurat mereproduksi warna dan saturasi warna di gamut tersebut. Jika tidak sempurna dicapai (mereka tidak pernah ada), maka perangkat lunak mencoba untuk memprioritaskan sehingga hanya ketidakakuratan dan warna sesuai dengan perbedaan tonal bahwa mata kita tidak pandai mengamati.

Berikut adalah penjelasan singkat dan rekomendasi untuk masing-masing pengaturan target kalibrasi:

Titik Putih . Pengaturan ini mengontrol kehangatan relatif atau kesejukan display nada paling ringan, sebagaimana ditentukan oleh “temperatur warna.” temperatur warna yang lebih tinggi muncul lebih dingin, sedangkan suhu yang lebih rendah muncul hangat (ya, ini pada awalnya kontra-intuitif).

Warna hangat
Suhu
Anda asli Monitor
Suhu Warna
Warna Cooler
Suhu

Meskipun nuansa di atas terlihat sedikit lebih hangat dan dingin, itu terutama karena mereka sedang dibandingkan berdampingan. Jika mereka sendiri, dan naungan terang tampilan Anda bisa menunjukkan, maka mata Anda akan menyesuaikan dan Anda mungkin akan memanggil mereka masing-masing “putih.”
Lihat tutorial white balance untuk membaca latar belakang tambahan mengenai topik ini.

Dengan CRT monitor, rekomendasi standar adalah untuk mengatur tampilan Anda menjadi sekitar 6500K (D65 alias), yang sedikit lebih dingin dari siang hari. Namun, dengan LCD monitor itu menjadi sedikit lebih rumit. Sementara banyak LCD memiliki pilihan suhu warna, lampu belakang untuk pajangan ini selalu memiliki suhu warna asli.Setiap penyimpangan dari nilai ini asli akan berakhir mengurangi gamut warna layar Anda.Untuk alasan ini, secara umum dianjurkan untuk meninggalkan LCD Anda pada suhu warna default kecuali Anda memiliki alasan yang baik untuk mengatur hal sebaliknya.mata Anda akan menyesuaikan diri dengan suhu warna asli, dan tidak ada warna hangat atau dingin akan terlihat kecuali sedang langsung dibandingkan.

Tampilan Gamma . Pengaturan ini mengontrol tingkat di mana nuansa tampaknya meningkat dari hitam ke putih (untuk setiap nilai digital berturut-turut). Hal ini membuat citra yang diberikan terlihat lebih terang dan gelap yang lebih tinggi nilai-nilai gamma dan bawah, masing-masing, namun tidak mengubah titik-titik hitam dan putih. Ini sangat mempengaruhi’s jelas kontras gambar:

Gamma 1.0 Gamma 1.8 Gamma 2.2 Gamma 4.0
Gamma 1.0 Gamma 1,8 Gamma 2.2 Gamma 4.0

Catatan: gambar di atas menganggap bahwa tampilan Anda saat ini diatur ke gamma 2.2.
komputer mac Lama waktu yang digunakan pada satu nilai gamma sebesar 1,8, tetapi mereka sekarang juga menggunakan gamma 2.2.

Sebuah gamma tampilan dari 2.2 telah menjadi standar untuk editing gambar dan tampilan, jadi umumnya disarankan untuk menggunakan pengaturan ini. Ini juga berkorelasi terbaik dengan bagaimana kita memandang variasi kecerahan, dan biasanya dekat dengan pribumi pengaturan tampilan Anda.

Luminance . Pengaturan ini mengontrol jumlah cahaya yang dipancarkan dari layar anda.

Monitor Calibration - Shadow Detail

Berbeda dengan titik putih dan pengaturan gamma, pengaturan pencahayaan optimal sangat dipengaruhi oleh kecerahan lingkungan kerja Anda. Kebanyakan orang mengatur pencahayaan ke mana saja 100-150 Cd / m 2 , dengan lingkungan kerja yang berpotensi cerah yang memerlukan nilai-nilai yang melebihi kisaran ini. The luminance maksimum dicapai akan tergantung pada jenis monitor anda dan usia, jadi ini akhirnya dapat membatasi seberapa terang lingkungan kerja Anda dapat.

Namun, terang yang lebih tinggi akan mempersingkat umur dapat digunakan monitor anda, jadi selalu lebih baik daripada memindahkan monitor anda ke suatu tempat gelap jika Anda bisa. Gunakan pengaturan terendah di kisaran 100-150 di mana Anda masih bisa melihat semua 8 warna pada gambar di atas.

Look-Up Table (LUT) adalah salah dikontrol oleh kartu video Anda atau dengan Anda monitor itu sendiri, sehingga akan digunakan terlepas dari apakah program perangkat lunak Anda adalah warna dikelola – berbeda dengan profil warna. LUT biasanya dimuat segera setelah booting ke dalam sistem operasi Anda, dan digunakan identik terlepas dari apa monitor anda menampilkan.

Setiap kali nilai merah, hijau dan biru adalah sama, monitor akurat akan menampilkan ini sebagai abu-abu netral. Namun, Anda akan terkejut seberapa sering hal ini tidak terjadi (lihat di bawah). Pekerjaan dari * LUT adalah untuk mempertahankan warna abu-abu netral dengan gamma yang benar.

* Catatan: Contoh ini adalah untuk LUT 1D 8-bit sederhana, seperti yang paling sering digunakan dengan monitor CRT.

 

R, G, B Input
Nilai
Monitor
“X”
Netral
Abu-abu
200,200,200
159,159,159
100,100,100
50,50,50
← Ketidaksesuaian →

Suatu LUT sampel yang memperbaiki Monitor “X” ditunjukkan di bawah ini. Secara efektif berlaku terpisah kurva tonal untuk masing-masing tiga’s monitor Anda saluran warna:

1D look-up table (LUT) 1D look-up table (LUT)
Tidak ada Penyesuaian Look-Up Table (LUT)

Catatan: Tabel ditunjukkan di atas adalah LUT 1D 8-bit, ada juga yang lebih rumit LUT’s 3D yang tidak memperlakukan masing-masing warna independen. Namun, konsep dasar tetap sama.

Tanpa LUT di atas, kartu video Anda mengirimkan nilai input warna 159 (dari sebuah file digital) langsung ke monitor anda sebagai nilai output 159 (tidak peduli apa warna).Dengan LUT, kartu video mendongak setiap nilai merah, hijau dan biru dengan menggunakan kurva tonal. Nilai masukan dari R, G, B = 159.159.159 mendapat dikirim ke monitor anda sebagai nilai output 145.155.162 (yang sekarang dianggap sebagai netral abu-abu). Juga, perhatikan bagaimana koreksi warna yang lebih besar sesuai dengan kurva warna yang lebih menyimpang dari lurus diagonal.

Ada sering beberapa LUT di sepanjang rantai pencitraan – bukan hanya dengan kartu video. Yang LUT lain yang paling relevan untuk memantau kalibrasi monitor anda internalLUT (seperti dibahas kemudian). Jika monitor Anda mendukung memodifikasi LUT sendiri (beberapa lakukan), ini biasanya akan mencapai lebih dari akurat kalibrasi menggunakan kartu LUT’s video Anda. Namun, kecuali perangkat lunak kalibrasi ini dirancang untuk monitor khusus Anda, kemungkinan akan berakhir’s video menggunakan kartu LUT Anda sebagai gantinya.

Profil pengaturan warna menetapkan target dari kalibrasi Anda, seperti gamma, titik putih dan terang, selain pengukuran dari kalibrasi, seperti merah maksimum, dan biru intensitas hijau yang menampilkan Anda dapat memancarkan. Properti ini secara kolektif menentukan ruang warna monitor Anda. Salinan LUT juga disertakan, tetapi ini tidak digunakan secara langsung karena ini sudah diimplementasikan oleh monitor Anda atau kartu video.

Sebuah profil warna digunakan untuk mengubah gambar sehingga mereka dapat ditampilkan menggunakan karakteristik unik dari monitor Anda. Berbeda dengan LUT, Anda akan perlu untuk melihat foto yang dikelola menggunakan software warna untuk menggunakan profil warna . Ini tidak akan menjadi masalah jika Anda menjalankan PC terbaru atau sistem operasi Mac meskipun, karena mereka berdua warna-dikelola. Jika Photoshop atau mengedit gambar lain mainstream atau pengembangan perangkat lunak RAW akan bekerja dengan baik.

Setiap kali gambar digital dibuka yang berisi profil warna tertanam, perangkat lunak Anda dapat membandingkan ini profil ke profil yang telah dibuat untuk monitor Anda. Jika monitor memiliki kisaran yang sama warna ditentukan dalam gambar digital, maka nilai dari file tersebut akan langsung dikonversi oleh LUT ke dalam nilai yang benar pada monitor anda. Namun, jika ruang warna berbeda (seperti yang biasanya terjadi), maka perangkat lunak Anda akan melakukan konversi yang lebih canggih. Proses ini disebutkonversi ruang warna .

Jangan berasumsi bahwa hanya karena Anda telah melakukan kalibrasi warna yang memantau ini sekarang akan mereproduksi warna yang akurat tanpa komplikasi. Sangat penting untuk juga memverifikasi kualitas kalibrasi ini. Jika akhirnya Anda menyadari bahwa perangkat kalibrasi warna Anda tidak mampu untuk memperbaiki beberapa ketidakakuratan, setidaknya Anda dapat menyadari ini di belakang pikiran Anda jika Anda melakukan editing gambar yang mempengaruhi warna.

Cara termudah dan tercepat untuk mendiagnosis kualitas kalibrasi warna untuk melihat gradien grayscale besar dalam program melihat gambar yang mendukung manajemen warna. optimal kalibrasi monitor Sub mungkin membuat ini gradasi dengan band-band vertikal halus warna, atau sesekali melompat diskrit dalam nada. Arahkan mouse Anda di atas gambar di bawah ini untuk melihat apa yang memantau kualitas kalibrasi miskin mungkin terlihat seperti :

smooth grayscale gradient

Contoh gradasi grayscale yang halus untuk mendiagnosa kualitas kalibrasi monitor.
Seperti gradasi yang paling mudah untuk mendiagnosa bila dilihat di maksimum’s ukuran tampilan Anda, dan ketika bergantian antara memiliki’s warna profil monitor dihidupkan dan dimatikan.Dalam Photoshop, ini dicapai dengan menggunakan “Proof Warna” set “Monitor RGB”; CTRL + Y toggles profil monitor dan mematikan. Ketika “Monitor RGB” dihidupkan, berarti itu warna profil monitor tidak sedang digunakan.

Jika pita warna terlihat, maka ini mungkin berarti bahwa monitor Anda perlu kalibrasi ulang. Ini umumnya disarankan untuk melakukan ini sekali setiap bulan atau lebih, tergantung seberapa penting akurasi warna adalah untuk pekerjaan Anda.

Atau, reproduksi warna asli monitor anda mungkin sangat jauh dari optimal bahwa profil warna merupakan koreksi yang ekstrim. Hal ini bisa disebabkan pengaturan monitor kalibrasi yang Anda gunakan, tetapi juga bisa disebabkan oleh usia monitor. Dalam kasus terakhir, profil warna mungkin masih kemajuan besar dibanding tidak ada profil warna – namun ia datang dengan kompromi.

Sayangnya, ada batas untuk seberapa akurat Anda dapat mengkalibrasi layar Anda.Dengan tampilan digital, semakin Anda harus mengubah monitor anda dari negara asli, semakin Anda akan menurunkan jumlah warna / nuansa yang dapat ditampilkan .Untungnya, kedalaman bit internal LUT monitor Anda dapat mempengaruhi bagaimana baik itu dikalibrasi, karena monitor dengan kedalaman bit yang lebih tinggi LUT mampu memanfaatkan palet warna yang lebih besar:

1D look-up table (LUT) 1D look-up table (LUT) ATAU 1D look-up table (LUT)
Tidak ada Penyesuaian Low Bit Depth LUT High Bit Depth LUT
(4 warna output) (2 warna output) (4 warna output)

Catatan: Sedikit lebih tinggi kedalaman LUT internal tidak berarti bahwa monitor benar-benar dapat menampilkan warna yang lebih pada saat yang sama , karena jumlah nilai input tetap sama. Inilah sebabnya mengapa sedikit lebih tinggi kedalaman LUT dalam kartu video Anda tidak akan dengan sendirinya mencapai kalibrasi lebih akurat.

Pada contoh kedalaman bit rendah, dan terang (4) paling gelap (1) tirai yang dipaksa untuk bergabung dengan) dan hitam (0) putih (5, masing-masing, karena LUT harus bulat untuk nilai output terdekat tersedia. Di sisi lain, kedalaman bit LUT tinggi dapat menggunakan nilai menengah tambahan. Hal ini sangat mengurangi kemungkinan banding warna dan posterization gambar - bahkan ketika layar sudah tua dan menyimpang jauh dari warna aslinya.

Jika Anda memiliki tampilan yang akurat baru dengan LUT 8-bit, maka Anda mungkin akan mendapatkan kalibrasi baik, kedalaman bit LUT hanya sesuatu yang harus diperhatikan sebagai usia monitor anda. Sebagian besar menampilkan memiliki LUT 8-bit, walaupun beberapa memiliki 6-bit atau 10 + bit LUT’s. Hindari LCD monitor yang dipasarkan kepada komunitas game, karena kadang-kadang mengorbankan kedalaman bit LUT mereka (atau aspek-aspek lainnya) sebagai ganti refresh rate yang lebih tinggi – yang tidak penting untuk melihat gambar diam.

Meskipun semua ini bekerja dengan profiling dan kalibrasi, masih tidak menjamin bahwa cetak akan terlihat sebagaimana dimaksud atau diharapkan. Untuk lebih lanjut tentang topik ini, juga kita lihat di tutorial tentang Soft Proofing: Matching On-Screen Foto dengan Cetakan .

Digital Photo Editing


Artikel ini merangkum langkah yang paling penting untuk dimasukkan ke dalam alur kerja digital editing foto Anda (alias “alur kerja pengolahan pasca”). Hal ini belum tentu prosedur bahwa Anda akan ingin menerapkan dengan semua foto Anda, tapi setiap kali Anda ingin mendapatkan bahwa “penjaga” mencari tepat, langkah-langkah ini dapat membuat semua perbedaan.

 

photo editing before and after example
Sebelum Setelah

“Setelah” gambar yang lebih akurat menggambarkan bagaimana adegan yang muncul dalam diri seseorang – tujuan yang baik untuk mengedit foto yang paling. Hanya white balance, kompensasi eksposur, pemulihan bayangan dan mengasah diterapkan untuk menghasilkan “setelah” gambar di atas – semua langkah yang dijelaskan dalam alur kerja di bawah ini.

Setiap terdaftar kasar dalam urutan yang mereka harus diterapkan:

  1. White Balance - warna penyesuaian slider dan suhu
  2. Exposure - kompensasi eksposur, sorot / shadow pemulihan
  3. Noise Reduction - selama pengembangan RAW atau menggunakan perangkat lunak eksternal
  4. Koreksi lensa - distorsi, vignetting, penyimpangan berwarna
  5. Detail - menangkap penajaman kontras dan lokal peningkatan
  6. Kontras - titik hitam, tingkat dan alat kurva
  7. Framing - meluruskan dan tanaman
  8. Penyempitan - warna penyesuaian dan enhancments selektif
  9. Mengubah ukuran - memperbesar untuk mencetak atau berhemat untuk web atau email
  10. Output Menajamkan - disesuaikan untuk subyek Anda dan cetak / ukuran layar

Catatan: Mengklik salah satu langkah di atas (atau ke bawah halaman ini) akan membawa Anda ke ringkasan singkat dari pertimbangan yang paling penting untuk masing-masing. Dalam bagian ini, Anda juga dapat klik pada link yang akan menuntun Anda untuk membaca lebih mendalam tentang topik masing-masing.

Langkah di atas yang hampir universal, sehingga sebagian besar perangkat lunak pengedit foto harus bekerja. Jika Anda telah menangkap gambar Anda dengan menggunakan format file RAW (sangat dianjurkan), maka urutan langkah-langkah di atas tidak penting, karena mereka akan cerdas diterapkan bila Anda mengembangkan menggunakan software RAW Anda. Kalau itu penting bahwa Anda mengikuti urutan di atas – terutama dengan langkah yang melibatkan sharpening, mengubah ukuran dan pengurangan kebisingan. Hati-hati meskipun, ekstrim suntingan dapat dengan mudah menyebabkan posterization gambar dengan file JPEG.

Cukup mendapatkan white balance yang tepat sering bisa membuat peningkatan terbesar dalam’s photo warna Anda. Sebuah white balance yang tidak benar akan memberikan gambar Anda balutan warna, dan secara dramatis dapat mengurangi baik kontras dan saturasi warna:

Example of an incorrect white balance Example of an incorrect white balance
Salah White Balance Custom White Balance
  • Example of an incorrect white balance

    Kontrol . Pertama mengatur “suhu” slider, kemudian menyempurnakan menggunakan “warna” slider. Yang pertama mengendalikan kehangatan relatif dari gambar, sedangkan yang kedua mengontrol pergeseran magenta-hijau.

  • Masalah Scenes . Paradoksnya, kamera biasanya membuat keseimbangan putih kesalahan terbesar dengan adegan yang paling dramatis menyala (dan sering bisa saja manfaat yang paling). Bayar perhatian ekstra untuk white balance pada saat pengambilan gambar matahari terbenam, lampu-lampu dalam ruangan dan foto rendah, dll
  • Lain Tools . Jika ada objek di suatu tempat dalam gambar yang seharusnya netral abu-abu, Anda juga dapat menggunakan “penetes titik putih” (atau sama nama alat) untuk secara otomatis menyetel white balance jadi itu warna cor obyek ini dikurangi dari seluruh gambar.

Langkah ini mengasumsikan bahwa Anda telah melakukan segala sesuatu yang mungkin untuk mendapatkan eksposur yang akurat pada saat penangkapan. Namun, hal ini tidak selalu mungkin (atau tidak praktis).

under exposure correct exposure over exposure
Under-Exposure
(Terpotong bayangan dengan warna biru)
Paparan Ideal Over-Exposure
(Terpotong menyoroti merah)

Untungnya, paparan bisa fine-tuned dengan menggunakan “kompensasi eksposur” alat penyesuaian. Beberapa tips umum meliputi:

  • Gambar Histogram . Gunakan ini sebagai panduan objektif.
    Lihat tutorial berikut: Histogram Gambar: Nada & Kontras
  • Melihat . Lihat foto di ukuran kecil di layar untuk membuatnya lebih mudah untuk menilai eksposur. Juga perlu diingat bahwa paparan bukanlah sesuatu yang tentu memiliki “hak” jawaban; Anda artistik maksud dan tepat terlihat “.” Itu juga tergantung sering pada
    Mengacu pada tutorial tentang teknik eksposur digital untuk lebih lanjut tentang topik ini.
  • Extreme Nada . Perhatikan apakah ada highlight yang kabur atau kehilangan detail shadow. Jika perangkat lunak Anda mendukung, Anda mungkin dapat memulihkan ini dengan menggunakan “isi cahaya,” “pemulihan” atau “titik hitam” alat.
  • Keterbatasan . kompensasi berlebihan Hindari, jika Anda meningkatkan eksposur terlalu banyak, suara akan menjadi terlihat buruk di bayang-bayang, sedangkan berkurangnya terlalu banyak akan membuat highlight lebih jelas. Dalam kedua kasus, ini mungkin berarti bahwa paparan awal Anda adalah cara off, dan Anda mungkin lebih baik bekerja pada foto yang berbeda.

Jika gambar Anda diambil pada kecepatan ISO tinggi, kemungkinan akan mendapatkan keuntungan dari reduksi kebisingan:

high image noise high ISO image with noise reduction low ISO image with minimal noise
Gambar Tinggi Kebisingan Asli
(Diambil di ISO tinggi)
Foto di Waktu
Setelah Reduksi Kebisingan
Kasus Skenario Terbaik
(Diambil di ISO rendah)
  • Order . Pengurangan kebisingan paling efektif bila diterapkan sebelum mengedit gambar lain (dengan pengecualian langkah 1 & 2 di atas: kompensasi eksposur dan white balance).
  • . Jenis Gambar kebisingan memiliki banyak jenis, beberapa mudah dihapus sementara yang lain tidak. Untungnya, kebisingan dari kecepatan ISO tinggi adalah jenis yang paling mudah ditangani. Mengacu pada tutorial tentang noise gambar untuk latar belakang pada topik ini.
  • Keterbatasan . Bertujuan untuk mengurangi kebisingan sebagai lawan untuk menyelesaikan penghapusan, karena yang terakhir dapat membuat subjek tampak tidak wajar halus. kebisingan Beberapa OK dan bahkan diharapkan.
  • Dedicated Perangkat Lunak . Untuk gambar bermasalah, perlu bereksperimen dengan perangkat lunak khusus pengurangan kebisingan, seperti Rapi Image, Noise Ninja, Grain Bedah, atau lainnya.
  • Menajamkan . Pengurangan kebisingan sering bergandengan tangan dengan mengasah, jadi langkah ini mungkin perlu diterapkan dalam hubungannya dengan langkah 4 (tergantung pada perangkat lunak Anda). Hal ini karena mereka dapat mengimbangi eachother: mengasah kebisingan meningkat, tapi noise reduction sering berkurang ketajaman.
  • Dalam kasus-kasus khusus, teknik lain Noise Reduction oleh Image Averaging

Tiga yang paling bermasalah (tapi diperbaiki) ketidaksempurnaan lensa meliputi:

lens corrections - vignetting lens corrections - distortion lens corrections - chromatic abberations
Vignetting Distorsi Aberasi kromatik (CA)
  • Vignetting yang paling lazim ketika Anda menggunakan f-stop rendah, meskipun beberapa lensa juga lebih rentan terhadap ini daripada yang lain. Sebuah vignetting kecil seringkali menguntungkan, karena ini bisa menarik perhatian ke gambar-tengah dan membuat frame tepi yang kurang tiba-tiba. Juga sadar bahwa mengoreksi vignetting meningkatkan noise dekat sudut. Namun, jika vignetting Anda benar-benar karena penyumbatan fisik (seperti tudung lensa atau filter), maka ini sayangnya tidak dapat diperbaiki.
  • Distorsi akan paling lazim ketika Anda menggunakan wide angle atau lensa tele (atau menggunakan lensa zoom di ekstrem baik). Jangan mencoba untuk memperbaiki hal ini kecuali itu jelas terlihat, karena melakukan hal itu bisa sedikit mengurangi resolusi sudut dan mengubah komposisi Anda. Distorsi sering diterima dengan pemandangan alam, tetapi tidak dalam foto arsitektur.
  • Aberasi kromatis akan paling jelas pada f-stop rendah, dekat sudut-sudut gambar Anda dan di daerah dengan detail kontras tinggi. Ketika mengoreksi CA, gunakan tepi kontras tinggi dekat’s ekstrim pojok foto sebagai panduan.

    Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis CA dapat dengan mudah dihilangkan.Jika CA tidak muncul untuk dibantu menggunakan alat standar, Anda juga mungkin ingin mencoba pengaturan lain. Sebagai contoh, Lightroom dan Adobe Camera RAW memiliki “tepi” alat yang dapat mengurangi jenis lebih gigih dari CA (tapi berpotensi beresiko mengurangi detail).

Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengimbangi setiap pelunakan melekat disebabkan oleh Teman-kamera sensor dan lensa (” capture mengasah “). Ini juga penting sehingga diterapkan konservatif karena Anda juga akan menerapkan ” keluaran mengasah “dalam langkah selanjutnya. Menajamkan harus dilakukan dengan hati-hati karena dapat memperburuk masalah kualitas gambar lainnya (seperti suara, penyimpangan berwarna, dll). Namun, bila dilakukan dengan benar, dapat membuat perbedaan yang besar dalam kualitas yang dirasakan dari foto Anda:

unsharpened sharpened
Unsharpened Asli Diasah

Untuk latar belakang teknik dan spesifik, lihat tutorial ini:

Gambar yang diambil ke matahari atau di dekat sumber cahaya dalam ruangan yang terang sering menderita kontras rendah (karena ini penyebab utama adalah dari flare lensa ). Meningkatkan kontras sering memberikan lama dicari “pop” atau 3D melihat gambar Anda:

before levels tool - low contrast after levels tool - high contrast
Sebelum Tingkat: Kontras Bawah Setelah Tingkat: Kontras Tinggi
  • Terlalu kontras dapat membuat subjek Anda terlihat realistis jika ini benar-benar suatu sifat dari adegan Anda (seperti foto dalam kabut atau kabut).
  • kontras lebih tinggi juga bisa membuat warna tampak lebih jenuh.

Juga mengacu pada tutorial berikut:

Sebagian besar foto bisa ditingkatkan secara dramatis hanya dengan tanam mereka untuk memperkuat komposisi mereka. Meskipun tidak ada aturan yang universal, beberapa prinsip yang baik dijelaskan dalam tutorial komposisi: aturan pertiga .

original uncropped image with horizon along center cropped image so that horizon is along upper third
Asli berubah Diputar & Cropped

Anda juga mungkin ingin memotong gambar Anda sehingga sama persis dengan ukuran cetak yang diberikan (seperti 8×10 inci). Rasio aspek dari tanaman Anda sering bisa ditentukan dalam perangkat lunak pengedit foto Anda – membuat proses ini lebih mudah.

photo with dust spots on the camera's sensor photo after dust spots were removed using the cloning or healing brush tool
Original Foto bersama Debu di Sensor Spots Setelah Spot Removal Digital

Ini benar-benar sebuah kategori-menangkap semua, namun penyesuaian khas mungkin mencakup:

  • Warna - saturasi, Vibrance dan penyesuaian warna lain. Namun, ini sering berlebihan, dan sering tidak diperlukan jika paparan putih, keseimbangan dan kontras semua telah ditetapkan dengan benar.
  • Selektif Enhancements - spot penghapusan debu / noda (seperti yang ditunjukkan di atas), mengasah kreatif (seperti pada mata seseorang dalam potret a) dan pengurangan kebisingan selektif (di dinyatakan daerah mulus seperti langit atau kulit).alat penting termasuk: sikat penyembuhan, clone tool, lapisan pelindung dan sikat penyesuaian. Perangkat lunak membantu’s file Konsultasikan Anda atau manual untuk menelusuri apa pilihan yang tersedia.

Setelah ini telah diterapkan, pastikan untuk menyimpan salinan gambar Anda , karena semua langkah pengeditan berikutnya hanya tergantung pada bagaimana dan apakah Anda berniat untuk berbagi foto ini. Dengan cara ini Anda tidak harus mengulang segala sesuatu setiap kali anda berencana untuk menggunakan gambar Anda untuk sesuatu yang lain. Apapun, pada tahap ini gambar seharusnya sekarang muncul selesai ketika dilihat pada layar Anda.

Setiap kali Anda mengubah ukuran tampilan gambar Anda, Anda perlu mengubah ukuran file (menggunakan proses yang disebut ” Interpolasi digital gambar “). Strategi mengubah ukuran bisa sangat berbeda, tergantung pada apakah Anda ingin membuatnya lebih besar atau lebih kecil.

Ketika memperbesar gambar Anda untuk mencetak:

  • Selalu mencoba untuk melakukan pembesaran diri daripada harus ini dilakukan oleh printer
    (Jika tidak mudah untuk sengaja membuat cetakan yang muncul digital / pixelated).
  • Jika Anda melihat haloes sekitar tepi tajam, kemudian menangkap sebelumnya Anda mengasah mungkin telah diterapkan terlalu agresif (atau terlalu tinggi dengan nilai radius).
  • Juga lihat tutorial ini: Digital Mengoptimalkan Foto Pembesaran

Ketika perampingan gambar Anda untuk tampilan web atau email:

resized image
(Artefak moiré realistis)
Gambar Asli Dirampingkan hingga 50%

Either way, apa yang sering bahkan lebih penting daripada bagaimana Anda resize adalah bahwa Anda memastikan untuk menindaklanjuti hal ini dengan output penajaman (di langkah berikutnya).

Output mengasah umumnya yang terakhir editing gambar yang sangat langkah diterapkan pada gambar. Oleh karena itu pengaturan nya disesuaikan untuk perangkat output tertentu, yang mungkin mencakup pertimbangan khusus berdasarkan jenis, ukuran dan jarak tampilan mencetak. Output mengasah juga dapat mengurangi apapun lembek yang disebabkan oleh ukuran gambar untuk web atau e-mail.

Rujuk ke panduan untuk pencitraan untuk lebih lanjut tentang topik ini.

  • Backup . Setelah Anda selesai, itu ide yang baik untuk memastikan bahwa Anda benarpengarsipan foto digital Anda menggunakan file cadangan . Ini akan memalukan kehilangan semua ini kerja keras menghabiskan dalam mengedit foto (dan dalam mengambil foto asli).
  • Kalibrasi Monitor . Waktu yang dihabiskan mengedit foto hanya bermanfaat jika apa yang Anda lihat pada layar Anda adalah akurat. Ini benar-benar penting. Jika Anda belum melakukannya, lihat tutorial di kalibrasi monitor untuk fotografi digital untuk lebih lanjut tentang topik ini.

Intro To Portrait Lighting


pencahayaan yang baik adalah komponen kritis potret. Ini juga mudah diidentifikasi bahkan oleh pengamat biasa. Namun, meskipun kesederhanaan ini jelas, mengetahui bagaimana menggunakan cahaya untuk mencapai tampilan yang diinginkan memerlukan pemahaman yang jauh lebih dalam. Tutorial ini membahas pengantar skenario yang paling dasar: potret dengan satu sumber cahaya. tutorial berikut ini akan membahas setup dengan beberapa lampu, tetapi prinsip yang sama dibahas di sini masih berlaku.

 

bad potrait lighting example good portrait lighting example
Tidak menarik Lighting Potret Lebih baik Potret Lighting

Model ahli crafted digunakan di seluruh adalah courtesy of Nikola Dechev .

Sumber penerangan utama subjek biasanya disebut utama atau lampu tombol . Meskipun lampu tambahan dapat ditambahkan untuk meningkatkan potret, pencahayaan kunci biasanya dilakukan secara independen. Ini adalah berita bagus bagi orang yang mencoba untuk belajar pencahayaan potret, karena itu berarti seseorang dapat mempermudah menjadi cahaya satu proses pada suatu waktu. Jika dan ketika Anda memutuskan untuk memasukkan lampu tambahan, semua belajar di sini masih akan berlaku.

Hanya satu sifat mengontrol tampilan cahaya pada subjek: distribusinya *. Walaupun pencahayaan beberapa mungkin tampaknya memiliki kualitas yang magis, itu akhirnya tidak lebih dari ini. Namun, untuk sumber cahaya yang diberikan, kita dapat memisahkan hal ini menjadi dua karakteristik dikelola lebih mudah:

  1. Arah , yang mengontrol lokasi bayangan dan highlight pada subjek, dan
  2. Ukuran jelas , yang mengontrol tampilan dari bayangan dan highlight.

Sementara karakteristik ini mungkin tampak sederhana dan terkendali, kombinasi mereka dapat membuat sebuah array menakjubkan penampilan subjek yang berbeda.Pencahayaan dengan mudah bisa menjadi tak terduga tanpa terlebih dahulu mengembangkan intuisi untuk masing-masing.

* Sebenarnya, white balance dari sumber cahaya adalah sifat yang lain, tetapi untuk ini intro potret kita akan berasumsi bahwa Anda akan ingin menyimpan sumber tampak seperti cahaya alami.

Kita akan mulai dengan ukuran jelas, karena ini mungkin merupakan penyebab paling umum dari pencahayaan potret miskin. Ketika fotografer menggambarkan cahaya sebagai “keras” atau “lunak,” atau menggunakan “kualitas cahaya,” istilah mereka sebenarnya hanya mengacu pada ukuran sumber cahaya:

Harder Light Cahaya lembut
Cahaya Ukuran Kecil Lebih besar
Shadows / Highlights Mendadak Bertahap
Jenis Sunlight Langsung Mendung, Shade
Jenis Flash Langsung Mental, Diffuse

Meskipun terlalu banyak hal dapat berbahaya, potret biasanya manfaat dari pencahayaan lebih lembut. Coba menggerakkan mouse anda ke atas “lembut” “keras” dan pilihan di bawah ini untuk melihat sendiri bagaimana masing-masing mempengaruhi tampilan potret seorang:

examples of hard versus soft portrait light lighting diagram of hard versus soft portrait light
Pilih: Harder Asli Lembut

Perhatikan bagaimana sumber cahaya yang lebih luas dan sempit disebut “lunak” dan “keras,” masing-masing, karena bagaimana mereka membuat tepi bayangan dan highlight. Hal ini terjadi karena rentang sumber cahaya yang lebih besar sudut lebih besar di subjek. Setiap wilayah tertentu Oleh karena itu lebih mungkin untuk menerima setidaknya beberapa pencahayaan langsung, menyebabkan bayangan lebih lembut.Demikian pula, dengan sumber cahaya yang lebih kecil, suatu wilayah biasanya menerima baik semua atau tidak ada cahaya langsung – menghasilkan bayangan jauh lebih dalam.Juga mencatat bagaimana ukuran cahaya sama transformatif untuk transisi menyoroti, khususnya di rambut kanan atas model.

Namun, ukuran cahaya tidak hanya mengontrol tampilan nada skala besar, tetapi juga menentukan visibilitas tekstur halus-skala. Pori-pori, noda, keriput dan detail wajah lain semua menjadi lebih jelas dengan cahaya keras. Hard cahaya juga meningkatkan kemungkinan refleksi langsung kasar dari kulit subjek.

rougher skin texture under hard light smoother skin texture under soft light
Hard Light Soft Light

Trik yang paling penting untuk mencapai cahaya lembut adalah memahami bahwa cahaya langsung sulit, tetapi bahwa setiap kali lampu ini memantul atau perjalanan melalui benda menyebar lain, ia menjadi lembut. Fotografer menggunakan ini untuk membuat sebagian besar cahaya dinyatakan keras.

Tips untuk mencapai cahaya lembut:

  • Diffuser . Tempatkan benda tembus yang lebih besar antara subyek dan sumber cahaya. Ini mungkin termasuk menggunakan kap lampu, atau menggantung lembaran putih atau tirai di atas jendela yang terbuka yang menerima cahaya langsung.
  • Memantul & Merefleksikan . Tempatkan subjek Anda sehingga mereka hanya menerima memantul atau memantulkan cahaya. Ini mungkin termasuk memindahkan mereka sedikit lebih jauh dari jendela yang terbuka (di luar sinar langsung), atau bertujuan flash di dekat dinding atau langit-langit.
photo with extremely soft lightpotret dengan cahaya yang sangat lembut

Dalam kedua kasus, berhati-hatilah karena Anda akan berakhir dengan banyak kurang cahaya – berpotensi membutuhkan waktu pemaparan lebih lama.

Pada ekstrem yang lain, sumber cahaya juga mungkin terlalu lunak (meski jauh kurang umum).Beberapa mungkin mempertimbangkan foto yang diambil di tempat teduh sebagai muncul terlalu datar, misalnya, jika menyebarkan cahaya tidak langsung masuk dari mana-mana. cahaya tersebut efektif besar dalam ukuran dan menghapus semua bayangan. Contoh lain termasuk potret dalam kabut, atau di luar pada hari yang penuh mendung.

Namun, hanya betapa lembut “terlalu lunak” benar-benar tergantung pada tampilan yang Anda coba capai. Sebagai contoh, meskipun foto di sebelah kanan menggunakan pencahayaan lebih lembut daripada contoh lainnya dalam tutorial ini, masih banyak mungkin menganggap ini diinginkan untuk melihat potret glamour.

Pada titik ini Anda mungkin telah sedikit disesatkan: tidak benar-benar ukuran fisik dari sumber cahaya yang penting – hanya ukuran nyata relatif terhadap subjek.

Dekat sumber cahaya menjadi lebih halus , karena lampu ini serangan subyek dari berbagai sudut yang lebih luas – bahkan jika cahaya itu sendiri tetap tidak berubah.Demikian pula, sebaliknya juga benar: sinar matahari langsung sulit meskipun cahaya matahari secara fisik besar. Matahari hanya begitu jauh yang cahayanya mencapai kita dari sekitar satu arah.

example softer light by moving the light source closer

lighting diagram of moving the light source closer

Pilih: Lebih lanjut Closer

Di sisi lain, cahaya bergerak lebih dekat juga membuatnya lebih cerah. Jika ini adalah sumber cahaya utama Anda, maka tampilan potret Anda mungkin tidak akan berubah – waktu pemaparan Anda hanya akan berkurang untuk mengimbanginya. Namun, jika banyak cahaya subjek Anda sebelumnya ambien, kemudian memindahkan sumber cahaya lebih dekat dapat mengurangi pengaruh dari cahaya ambient – efektif membuat cahaya secara keseluruhan lebih keras sejak lebih dari itu akan datang dari satu lokasi.

Dekat sumber cahaya juga menerangi subjek lebih tidak merata , karena bagian yang berbeda dari subjek akan menjadi relatif lebih dekat atau lebih jauh dari cahaya.Misalnya, sisi yang jauh dari subjek mungkin hanya 5% lebih dari sumber cahaya jauh, tapi bisa menjadi 50% lebih lanjut saat sumber cahaya akan dipindahkan dari dekat – menyebabkan ia menjadi jauh lebih gelap dibandingkan dengan bagian lain dari subjek .

Namun, ketimpangan ini juga dapat digunakan untuk keuntungan Anda. Sebuah sumber dekat cahaya mungkin dapat mencapai pemisahan yang lebih baik subyek-latar belakang, karena subjek akan menjadi jauh lebih cerah dibandingkan dengan latar belakang mereka. Di sisi lain, ini juga dapat membuat keadaan menjadi lebih buruk jika sudah baik dipisahkan.

Menemukan arah pencahayaan yang tepat membutuhkan fotografer untuk keseimbangan antara beberapa pertimbangan yang berpotensi bersaing. Biasanya, ini termasuk baik (i) menggambarkan rasa kedalaman dan (ii) menggambarkan fitur wajah seperti menarik mungkin.

(I) Rasa Depth . Menciptakan penampilan kedalaman adalah bagian penting dari menangkap potret yang tampak realistis. Namun, kedalaman rasa kita tidak bekerja dengan baik kecuali cahaya yang mencolok subjek kita dari arah yang benar. Sebagai contoh, sebuah bola adalah sebuah pendekatan yang wajar untuk bentuk kepala kita, dan hanya muncul tiga-dimensi ketika cahaya pemogokan itu dari sisi atas depan:

front lighting on a sphere side lighting on a sphere upper side lighting on a sphere
Front Lighting Side Lighting Upper Side Lighting

Walaupun pencahayaan bola adalah panduan kasar yang baik untuk potret, berbagai sudut pencahayaan bisa digunakan untuk mencapai rasa di atas kedalaman. Wajah, di sisi lain, tidak cukup sebagai pemaaf.

(Ii) Penampilan Fitur Facial . Selain kepala secara keseluruhan, masing-masing fitur wajah juga memiliki bayangan sendiri dan menyoroti – yang semuanya layak pertimbangan khusus. Ini mungkin termasuk menghindari membuat hidung terlihat lebih besar dengan memiliki itu melemparkan bayangan panjang, atau membuat subjek tampak lelah dengan menggambarkan bayangan di bawah mata mereka. Upper sisi pencahayaan dapat menyebabkan ini dan efek yang tidak dikehendaki jika tidak diposisikan dengan hati-hati.

Salah satu * cara klasik untuk mencapai kedua rasa kedalaman dan tampilan yang bagus adalah menempatkan cahaya sehingga jauh pipi menggambarkan segitiga iluminasi. Gaya ini sering disebut “lampu Rembrandt” dan kami akan lihat bentuk ini sebagai “segitiga kunci.” Ini membatasi penerangan untuk yang jauh lebih sempit dari sudut:

example photo using the key triangle
lighting diagram of using the key triangle
Bergerak
Lighting:
Tinggi
Waktu Kunci Segitiga Kanan
Tampilkan Sembunyikan ← Kunci Segitiga Rendah

catatan: memvisualisasikan segitiga biasanya lebih mudah dengan pencahayaan keras dan ekspresi netral.
Pada contoh di atas tampak lebih bulat karena tersenyum lebar.

Coba pindahkan sumber cahaya ke segala arah jauh dari pencahayaan segitiga kunci dengan menggerakkan mouse Anda di atas pilihan di atas. Dengan pengecualian dari pencahayaan lebih rendah, masing-masing pilihan ini bisa dianggap “bagian atas depan” pencahayaan – namun posisi segitiga kunci biasanya dianggap yang terbaik all-around representasi. Hal ini karena bentuk segitiga merupakan indikator beberapa prinsip dasar pencahayaan potret yang baik.

Misalnya, ketika segitiga kunci:

  • Terlalu Besar (Tinggi atau Wide). Ini berarti cahaya terlalu dekat dengan teman depan arah subjek, dan kemungkinan tidak membuat penampilan yang cukup mendalam karena bayangan kebanyakan tersembunyi dari kamera perspektif.
  • Terlalu sempit . Ini berarti cahaya terlalu jauh ke sisi subyek, dan dapat menyebabkan hidung muncul lebih besar dengan memiliki itu melemparkan bayangan lagi, bersama dengan berpotensi meninggalkan sebagian besar wajah dalam bayangan. Namun, ini mungkin yang paling melekat dari semua panduan segitiga kunci.
  • Terlalu pendek . Ini berarti bahwa cahaya yang terlalu tinggi atau rendah, dan kemungkinan menyebabkan bayangan di bawah mata atau kurangnya definisi bayangan sepanjang garis rahang, masing-masing. Pencahayaan dari bawah sering digunakan untuk makhluk sedap dipandang dalam film, atau untuk membuat wajah menakutkan ketika menceritakan kisah menakutkan (dengan memegang lampu senter di bawah muka).

Juga perlu diingat bahwa penampilan yang tepat perusahaan akan sangat bervariasi tergantung pada struktur wajah subjek tertentu dan ekspresi, sehingga satu-satunya harus menggunakan ini sebagai panduan kasar.

* Catatan: “pencahayaan loop” lain gaya potret populer (dan lebih umum digunakan) yang mirip dengan pencahayaan Rembrandt, kecuali bayangan di bawah hidung tidak sepenuhnya mencakup bayangan di sisi yang jauh dari wajah – menghasilkan sebuah ” dilingkarkan bayangan “diagonal bawah hidung.

short lighting versus broad lighting photo
Lighting Pendek Broad Lighting

Namun, dengan aturan setiap ada pengecualian, namun biasanya hanya saat ini sesuai dengan semangat peraturan itu.Sebagai contoh, sebuah potret sisi-view mungkin tidak perlu segitiga kunci untuk menyampaikan rasa mendalam, tetapi hanya jika bayangan tambahan telah menjadi terlihat pada sisi muka (seperti dalam contoh ke kiri).

Selain itu, pencahayaan Rembrandt hanyalah salah satu di antara banyak gaya, dan setiap subjek sedikit berbeda. Sebagai contoh, seseorang mungkin ingin pencahayaan sisi-keras untuk menonjolkan rambut wajah seorang pria, atau untuk menyampaikan simetri hanya menerangi setengah wajah.Kuncinya adalah mengetahui bagaimana menggunakan cahaya untuk menekankan kedalaman, bentuk atau tekstur – tergantung pada niat artistik Anda.

Dua gaya umum lainnya termasuk pencahayaan pendek dan pencahayaan yang luas .Ini digunakan ketika subjek wajah adalah berorientasi pada sudut. pencahayaan pendek menerangi wajah penuh dan meninggalkan sisi dekat kepala di bayangan, sedangkan pencahayaan yang luas menerangi sisi dekat kepala dan wajah tetapi meninggalkan sisi jauh dari wajah dalam bayangan. Ini dan pencahayaan potret gaya lainnya akan menjadi subjek dari tutorial masa depan.

Secara umum, tujuan dari pencahayaan potret adalah untuk mencapai cahaya lembut. Hal ini membuat memiliki subjek tampak halus dan bertahap, dan membuat tekstur kulit terlihat lebih lembut. Mencapai cahaya lembut mengharuskan membuat ukuran yang jelas dari sumber cahaya yang lebih besar. Hal ini dapat dilakukan dengan cara (i) cahaya bergerak lebih dekat, (ii) meningkatkan ukuran fisik, atau (iii) memantul cahaya ini off atau menyebarkan melalui objek lain.

Namun, pilihan arah pencahayaan pasti lebih subjektif daripada cahaya keras atau lembut. Meskipun demikian, dua orientasi pencahayaan biasanya dianggap tidak diinginkan: pencahayaan dari bawah dan langsung dari depan. Yang pertama bukanlah sesuatu yang muncul alami, dan yang terakhir menghancurkan pengertian potret tentang kedalaman. Dalam hal apapun, satu umumnya ingin menggambarkan subjek mereka dalam cahaya bagus, akan tetapi masing-masing adalah unik dan mungkin memerlukan perlakuan yang berbeda.

Terlepas dari pilihan di atas, kuncinya adalah niat membayangkan artistik Anda di awal, dan kemudian untuk menyesuaikan pencahayaan setup Anda untuk mencapai tujuan tersebut.

Untuk melanjutkan membaca mengenai topik ini, juga melihat bagian 2 dari tutorial ini:
Potret dengan Dua Sumber Cahaya: Menambahkan Cahaya Isi

Untuk topik serupa lainnya, juga kunjungi tutorial berikut:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.