Cara Membuat Pupuk Organik


Bahan & Alat :
1. Sampah organik dan larutan dekomposer (bakteri pengurai Rp. 20 ribu/lier);
2. Komposter berupa drum plastik atau bak penampungan.
Tahapan Membuat :
1. Pilih sampah antara yang organik dan an-organik seperti plastik, koran, kaca, kardus dll.
2. Cacah sampah dengan menggunakan pisau atau golok hingga berukuran kecil.
3. Masukan cacahan sampah dalam drum plastik atau bak penampungan.
4. Masukan larutan dekomposer (bakteri pengurai). Upayakan timbunan sampah lembab, maka tutup drum dengan penutupnya.
5. Putar balik sampah secara periodik 3-4 hari sekali untuk memberikan sirkulasi udara ke dalam kompos. Atau bisa juga masukan selang/pipa plastik dalam drum sehingga ada sirkulasi udara.
6. Diamkan selama sekitar 14-18 hari dan samaph organik itu berubah warna menjadi warna cokelat kehitaman menyerupai warna tanah (humus) dan menyusut 60-80% nya.
7. Keluarkan pupuk dari drum dan dikeringkan dibawah terik matahari.
8. Pupuk di ayak dan di saring.
9. Pupuk siap dikemas dan siap dijaual.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: