Asam Urat Dan Hipertensi


Asam Urat

Merupakan gangguan metabolisme purin dengan gejala khas peradangan sendi yang mendadak, disebabkan oleh reaksi jaringan sendi terhadap pembentukan kristal asam urat yang bentuknya menyerupai jarum.
Peningkatan asam urat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah (kadarnya > 7,5 mg/dl); tetapi tidak selalu disertai gejala – gejala penyakit asam urat.
Pada penyakit asam urat kadang-kadang dapat terjadi pembentukan kristal asam urat dalam ginjal, kristal ini akan larut dalam urin yang bersifat alkalis (basa).
Senyawa asam urat dihasilkan oleh tubuh dalam metabolisme purin dan diekskresikan / dikeluarkan keluar melalui metabolisme ginjal.

Dua Jenis Asam urat :
Primer
Disebabkan oleh produksi asam urat yang berlebihan

Sekunder
Disebabkan oleh obat/racun yang mengakibatkan produksi asam urat naik dan menyebabkan serangan akut/mendadak (obat golongan salisilat, diuretik).

Gejala Asam Urat
– Radang, panas, bengkak, merah, terasa sakit pada sendi – sendi
– Penumpukan kadar asam urat yang terlalu tinggi pada organ tertentu (kaki / tangan) dapat mengakibatkan organ tersebut terasa sangat sakit, sulit untuk digerakkan, bahkan menyebabkan kelumpuhan
– Serangan dapat terjadi tanpa gejala dan berulang

 
Makanan yang harus dibatasi
Daging sapi/kambing, daging ayam, ikan tongkol, ikan tengiri, ikan bawal, ikan bandeng, semua macam kacang – kacangan kering dan hasil olahannya (tempe, tahu, oncom), melinjo (buah dan daun), kacang kapri, buncis, kembang kol, bayam, jamur, minyak, teh dan kopi.
– Makanan yang tidak diperbolehkan
Sarden, kerang, jantung, ginjal, hati, usus, limpa, paru, otak, ekstrak daging / kaldu, bebek, angsa, burung, alkohol, ragi.
Minum ± 2 – 3 liter / hari
Hindari alkohol

H I P E R T E N S I ( TEKANAN DARAH TINGGI )

Sering didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah Sistole ( > 140 mmHg), dan atau peningkatan tekanan darah Diastole ( > 90 mmHg).
Hipertensi merupakan faktor utama terjadinya penyakit jantung. 90% hipertensi tidak diketahui sebabnya (hipertensi primer), sedangkan sisanya 10 % (hipertensi sekunder) disebabkan karena penyakit (ginjal, dislipid, dll)

Penyebab hipertensi:
§ Genetik/keturunan, disertai dengan paling sedikit tiga faktor lingkungan
§ Stress
§ Obesitas/kegemukan
§ Konsumsi garam
§ Kurang gizi
§ Konsumsi alkohol
§ Umur dan jenis kelamin
§ Kurang aktivitas
§ dan lain – lain

Makanan Yang Dibatasi

– Pada hipertensi yang disertai dengan kegemukan, diet dimaksudkan untuk menurunkan berat badan sampai mencapai normal / berat badan ideal (BBI)
– Pengaturan konsumsi Natrium (Na). Makanan sumber natrium, antara lain : garam, baking powder, makanan dengan bahan pengawet, produk hewani (daging, telur, susu, dll). -Pada hipertensi tingkat berat, garam tidak digunakan.
– Hindari alkohol dan merokok
– Semua bentuk hipertensi menyebabkan kelainan ginjal dan kelainan itu akan memperberat hipertensi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: